Selasa, 28 Oktober 2014

Pengertian JDM dan Hellaflush



Kali ini kami dari autoryanrzra akan membahas Pengertian dari JDM dan Hellaflush 

1. JDM (Japanese Domestic Market)


Tetapi ternyata seiring berjalannya perkembangan jaman, JDM tidak selalu mengandalkan produk Jepang. Produk luar Jepangpun juga bisa dipakai walaupun tidak semua.  



2. Hellaflush

Gaya Modifikasi yang satu ini, sedang banyak diperbincangkan disana-sini. Mulai di bengkel hingga di berbagai forum maupun milis. trend baru yang nampaknya mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan modifikator tanah air. Mengapa trend Modifikasi HellaFlush begitu besar mendapat sambutan dari kalangan tuner?

Jika diperhatikan, gaya HellaFlush tidak terlalu neko-neko, hal ini jelas bisa di “mainkan” untuk kendaraan daily use, namun yang jika ingin extreme, HellaFlush turut memberikan pengaruh yang luar biasa.

1. Flush: Offset yang pas untuk roda, apabila mobil diceperin tapi tidak membuatnya terlihat “amblas” (kata populer, pecinta mobil ceper). Biasa disebut “Daily Drivers”. Jarak ban dan fender hanya 1/2 inch (kurang lebih seukuran jari). tampilan makin maksimal apabila menggunakan ban bulat (donat). Gaya ini sangat pas buat drifting, apabila lebih ceper lagi, bodykitnya akan bersinggungan dengan roda.

2. Mexi: Offset pelek lebih keluar (menonjol) hingga “nongol” jauh dari fender. Gayanya mirip-mirip low rider. Buat Retro mania, gaya Mexi, cocok banget diaplikasikan. Toyota DX, Mitsubishi Lancer, makin oke dibikin gaya ini. Ada yang bilang, gaya Mexi awalnya kebanyakan disukai pencinta Low Rider di USA asal “MEXICAN”, ehm apakah bener?

3. Tucked: Terlihat “Nyelup” abis dan pelek ketutupan fender. Mobil-mobil VIP dan mobil yang pake air-suspension makin mentereng bila pakai gaya HellaFlush model yang satu ini.

4. Hella Flush: Offset pas, super amblas tapi mobil masih bisa jalan. Untuk di Ibukota Jakarta maupun kota lainnya yang kebanyakan jalan tidak mulus alias bolong dan berlubang, wah nampaknya gaya yang satu ini sulit dimainkan. Namun untuk show Modifikasi, hal itu sah-sah saja

Tips Merawat Mobil


Untuk anda yang mempunyai mobil baik itu mobil manual atau matic yang berbahan bakar bensin atau solar tentunya ingin mempunyai mobil yang terawat dan dapat diandalkan disetiap saat. Apalagi bagi yang hidup di Indonesia dengan hiruk pikuk macet , pasti ingin memiliki mobil baik mobil baru atau mobil bekas dengan kondisi prima. 
Di bawah ini kami autoryanrzra akan membantu Anda mengenai apa saja yang bisa dilakukan tanpa harus berepot-repot ke bengkel, baik dari mulai mesin, bakan bakar, elektrikal, ban, dan lainnya.
Ban 
Ganti ban Anda setiap 5-8 ribu kilometer. Jangan lupa bersihkan bagian brake dust-nya, karena di bagian inilah terdapat banyak kotoran dari aspal atau tanah. Bila terlalu lama dibiarkan, kombinasi panas dan lembab dari rem dapat memanggang bagian ini. 
Cek tekanan ban secara berkala, paling ideal seminggu sekali. Dan jangan sekali-kali berkendara dengan ban botak. Di jalan licin, ban ini bisa membahayakan nyawa Anda. 

Mesin 

Ganti sabuk mesin Anda tiap 25 ribu mil. Pastikan pula belt ini dalam keadaan baik karena bagian inilah yang pertama kali menghadapi keadaan ekstrem di luar ruangan. 
Yang tak kalah penting, periksa level oli dan cairan mesin. Setiap mesin berbeda letak cairan mesinnya, namun di buku petunjuk saat Anda membeli mobil pasti dijelaskan dimana letak sumbernya. 

Bahan bakar 

Bahan bakar beroktan tinggi belum tentu menjamin kekuatan mesin. Maka itu gunakan bahan bakar sesuai tipe mobil Anda. Bila di buku petunjuk pembelian dinyatakan ‘premium’, maka gunakanlah bahan bakar itu.
Elektrikal 

Bila Anda ingin memperbaiki sesuatu yang berhubungan dengan sistem elektrik, putuskan dulu aliran aki. Sekalian juga bersihkan bagian ini, karena benda asing yang menempel akan memperlambat hubungan ke sistem elektrik. 

Lampu 

Bila salah satu lampu sen Anda berkedip lebih cepat dari seharusnya, artinya ada lampu yang pecah di dalam. Lampu semacam ini mudah diganti, cukup Anda cari di toko otomotif terdekat. Bila Anda menggantinya sendiri, jangan pernah sentuh bagian kacanya. Tangan Anda akan menyisakan minyak dan lemak. 
Bagian ini akan bereaksi dengan halogen yang terdapat di dalam bohlam. Akibatnya, bohlam bisa pecah ketika Anda menyalakan mesin. 

Warning Lights
Meski terlihat sepele, warning lights yang ada di dashboard harus terawat. Lampu seperti indikator bensin, aki, atau panasnya mesin, sangat membantu Anda dalam perawatan. Pastikan saja semua lampu tersebut berfungsi dan menyala sesuai kegunaannya.
Demikianlah beberapa tips tentang cara merawat mobil agar awet dan bisa dipakai dengan nyaman disetiap saat, semoga tips ini bermanfaat untuk anda.

Cara Menjaga Cat Mobil


Kali ini kami dari auto ryanrzra akan membahas cara menjaga cat mobil anda agar tetap
bagus dan terawat. berikut tips-tips kami :

1.    Mencuci Mobil dengan Rutin

Kesalahan pencucian mobil dapat menyebabkan baret-baret halus dan akhirnya dapat membuat cat mobil menjadi rusak. Hal itu akan tampak terlihat jelas saat mobil terkena sinar matahari. Cuci mobil memang sangat penting dan dianjurkan minimal 1 bulan 1-3 kali mencucikan kendaraan pada tempat ini tergantung aktifitas keseharian Anda. Hal ini untuk menghindari penumpukan polutan, debu dan bahan kimia yang dapat merusak lapisan warna cat mobil. Untuk waktu mencuci mobil pun disarankan pada saat temperatur udara tidak panas atau matahari tidak terik, misalnya pada pagi atau sore hari dan juga saat kendaraan dalam keadaan dingin serta dilakukan ditempat yang terbuka dan teduh.
Pada saat mencuci mobil, tekanan semprotan air jangan terlalu kencang. Karena tekanan air yang terlalu kencang dapat merusak cat mobil Anda. Semprotan tersebut berguna untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran yang menempel pada mobil. Selain itu, jangan biarkan busa sabun terlalu lama menempel apalagi jika dibawah sinar matahari karena akan menimbulkan bercak noda pada cat mobil. Maka segeralah bilas mobil dengan air.

2.    Gunakan Produk Pembersih Mobil, Bukan Detergen

Pencinta otomotif harus cermat dalam memilih shampo mobil agar cat selalu terlihat bagus dan terawat. Perhatikan kandungan yang terdapat dalam shampo. Kandungan shampoo yang tidak balance dan mengandung silicon serta minyak tanah dapat memudarkan warna cat mobil sehingga membuat mobil menjadi kusam jika digunakan dalam waktu yang lama. Hindari pula penggunaan sabun detergen untuk mencuci mobil Anda, karena itupun akan memudarkan kilap pada mobil. Disarankan jika ingin membeli shampo untuk membersihkan mobil, shampo tersebut memiliki kandungan bahan-bahan organik, seperti bahan kaolin clay (sejenis lumpur dari mineral) dan carnauba wax (lilin dari pohon kelapa).

3.    Segera Keringkan Mobil dengan Lap Setelah Pencucian

Setelah mobil selesai dibilas, mobil harus segera dikeringkan menggunakan lap kulit atau kanebo, agar air tidak menempel dan membekas pada body mobil. Mulailah dengan mengelap kaca dan bodi bagian atas.

4.    Hilangkan Debu-Debu Kasar pada Mobil

Perhatikanlah debu-debu yang da di mobil Anda, karena satu partikel/debu kasar saja bisa menyebabkan cat mobil tergores. Hilangkan debu mobil tersebut, dengan menggunakan kemoceng secara perlahan.

5.    Hindari Cairan yang Dapat Merusak Cat Mobil

Apabila mobil kesayangan Anda terkena tumpahan seperti minyak rem, cairan oli, dan cairan lainnya yang dapat merusak cat segeralah dibersihkan. Disarankan agar penyimpanan minyak rem, cairan oli, dan sejenisnya yang dapat merusak tidak terlalu berdekatan dengan body mobil Anda.

6.    Gunakan Wax

Mobil yang selalu terlihat mengkilap memang indah. Salah satu caranya yaitu dengan melapisi mobil Anda dengan wax, agar terlindungi dari sinar UV dan polutan lain serta menjaga warna agar tetap berkilau. Waxing dapat dilakukan setiap 2-3 bulan sekali untuk memberikan perlindungan ekstra pada cat mobil anda namun jangan berlebihan.

7.    Poles atau Salon Kendaraan

Poles atau salon kendaraan memang memerlukan dana sedikit lebih banyak dan juga memerlukan waktu hingga beberapa jam. Namun, tentu saja ada keuntungannya yaitu dapat melindungi warna cat kendaraan dari sinar matahari, warna cat akan kembali berkilau, dan akan sangat memudahkan dalam membersihkan kotoran yang menempel setelah hujan. Hal penting yang harus diketahui adalah mobil yang telah dipoles sekalipun harus tetap rajin dibersihkan

Top of Form
Bottom of Form



Selasa, 16 September 2014

Tips Menceperkan Mobil

https://c1.staticflickr.com/7/6047/6284911617_2d498f9713_z.jpg


Kali ini kami dari autoryanrzra akan membahas mengenai Tips Menceperkan Mobil

Buat kalangan anak muda khususnya yang doyan Modifikasi mobil, jika kaki-kaki mobilnya sudah mengambil konsep Modifikasi bergaya low rider atau ceper pastinya sudah bisa dibilang mobilnya keren atau gaul. Tapi menerapkan Modifikasi seperti ini tidak dapat sembarangan dilakukan, karena salah-salah bisa menghilangkan kenyamanan atau bahkan faktor keselamatan juga bisa saja tergeser.

 Banyak cara agar kaki-kaki mobil bisa terlihat lebih ceper, cara cepatnya bisa mengganti dengan suspensi lowering kit, namun tidak semua jenis mobil dengan mudah mendapatkan suspensi lowering kit yang dapat cocok untuk diaplikasikan secara plug 'n play.

Sedangkan cara lainnya bisa dengan melakukan cara custom, seperti potong per dan press per yang bisa dikerjakan oleh bengkel khusus per dan shock absorber mobil yang banyak tersebar. Antara potong per dan press per, masing-masing juga memiliki efek hasil yang berbeda-beda.

 Melakukan Spring Compress atau pres per untuk men-ceperkan kaki-kaki mobil merupakan salah satu cara yang bisa diaplikasikan dengan cepat tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Menurut Bapak Herman dari Central Ceper, bengkel khusus per dan shock absorber mobil di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, umumnya pres per cukup memakan biaya ± Rp.150.000 untuk setiap mobil.

Proses pres per mobil dilakukan dengan cara penekanan menggunakan alat khusus dan diperlukan sebuah pemanasan agar ketinggian per dapat berubah permanen sesuai keinginan.
Per mobil yang di pres untuk merubah ketinggiannya, biasanya akan menjadi lebih keras gaya pegasnya (Rebound), hal ini dikarenakan jarak ulir per yang semakin rapat akibat di pres. Pres per memiliki keterbatasan terutama untuk mengusung konsep mobil ceper yang cukup ekstrim, karena perubahan ketinggian sangat tergantung dari bentuk dan karakter per itu sendiri. Pres per cukup terbilang praktis, tidak perlu melakukan Modifikasi pada bagian shock karena ketinggian shock hanya dirubah berdasarkan kemampuan rebound per tersebut.

Melakukan pres per untuk menceperkan mobil yang masih sering dipakai sehari-hari tidak direkomendasikan, menurut pentolan bengkel Central Ceper, karena pres per dilakukan dengan pemanasan, maka secara otomatis struktur kekuatan besi pada per akan berubah dan memungkinkan kekuatan per tersebut menjadi berkurang, sehingga faktor keselamatan berkurang.

Potong Per
Potong per merupakan cara alternatif lain untuk mengusung konsep mobil ceper. Cara ini paling banyak digunakan karena selain murah biayanya, potong per juga merupakan cara custom bermain Modifikasi ceper yang masih dapat mempertahankan kenyamanan buat yang mobilnya masih dipakai untuk sehari-hari, karena gaya pegas (rebound) masih dapat dipertahankan walaupun ketinggiannya sudah berubah. Potong per juga bisa memenuhi konsep ceper yang sesuai kemauan hingga yang ekstrim untuk keperluan kontes. Kisaran biaya untuk potong per di Central Ceper sendiri dipatok dengan harga yang sama dengan melakukan pres per dan pengerjaannya juga dapat ditunggu.

Tentang potong per, bahwa ketinggian per yang sudah dipotong harus sama dengan ketinggian shock absorber agar bantingan suspensi tidak menjadi terlalu keras. Jadi baiknya potong per terutama yang cukup pendek, mesti diikuti dengan penggantian atau Modifikasi shock absorber agar per tetap memiliki jarak main pegas.
Potong per juga sebaiknya yang digunakan adalah per aftermarket, jangan memotong per standar, karena umumnya per standar sangat empuk sehingga dikhawatirkan ketika mobil melewati jalan yang tidak rata, ban bisa beradu dengan dinding spakbor ataupun fender mobil.
                                                      
                                                                 Semoga bermanfaat
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf
Membuat bagian kaki-kaki mobil menjadi lebih pendek dalam modifikasi sebenarnya sudah lama merasuki tanah air, terutama bagi para anak muda penunggang mobil. Modifikasi seperti ini lebih akrab terdengar dengan sebutan Modifikasi ‘ceper’, jika di negara eropa biasa disebut dengan low rider.
Tampilan Modifikasi dengan gaya ceper dapat membuat mobil makin keren untuk dilihat. Banyak cara agar bisa menjadikan mobil terlihat lebih ceper, mulai dari yang rela melakukan potong memotong per dan shock absorber original ataupun aftermarket hingga dengan mengaplikasikan lowering kit suspension yang hanya tinggal plug ‘n play, namun untuk hal ini anda harus rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya. Selain dari itu semua banyak faktor yang perlu diperhatikan dan pertimbangan sebelum menerapkan Modifikasi bergaya ceper.

Kelebihan dan Kekurangan
Biar tidak salah kaprah pada saat menerapkan Modifikasi seperti ini, perlu anda ketahui bahwa kelebihan dari Modifikasi ini di samping dapat meningkatkan performa penampilan eksterior mobil, Modifikasi men-ceperkan mobil juga dapat menjadi solusi jitu dalam mengatasi suspensi yang limbung / goyang, khususnya untuk jenis mobil yang memiliki ground clearance cukup tinggi, tetapi efek negatifnya dari Modifikasi ini pasti menyebabkan bantingan suspensi mobil makin terasa lebih keras dari keadaan normalnya, Apalagi jika sering melintasi jalanan yang tidak rata atau rusak, yang otomatis tentunya mengurangi faktor kenyamanan.
Kemudian, Anda juga harus mempertimbangkan faktor apakah mobilnya hanya untuk keperluan kontes atau untuk dipakai sehari-hari. Modifikasi bergaya ceper tidak akan masalah jika hanya mempertimbangkan segi fashionnya saja Jika memang mobil hanya khusus untuk keperluan kontes, atau bahkan hingga sampai merubah sudut chamber menjadi minus dan bermain wide body, Tetapi untuk mobil yang digunakan sehari-hari penerapannya harus tetap memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan dalam berkendara sehari-hari di jalan raya.
terutama buat anda yang ingin menerapkan gaya Modifikasi mobil low rider alias ceper untuk mobil sehari-harinya, ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendapatkan mobil ceper yang tetap nyaman dan aman untuk digunakan sehari-hari meskipun walaupun cara melakukan potong memotong per dan shock absorber, berikut tips-nya :
  • Perhatikan juga segi kualitas per itu sendiri dan harus mengenali karekteristik mobil yang akan dipasangkan per tersebut agar kenyamanan dalam berkendara tidak sepenuhnya hilang, Sebelum memotong per, karena bengkel khusus belum tentu mengetahui karakter mobil yang bersangkutan.
  • Demi menjaga kenyamanan maksimal per cukup turun 5 cm untuk depan ataupun belakang agar masih ada jarak ayun / main per, Jangan memotong per terlalu pendek jika untuk mobil sehari-hari.
  • Jangan asal ingin potong per, perhatikan bahan, jenis, kerenggangan ulir dan tebal diameter dari per itu sendiri. Karena tidak semua per baik dan mudah untuk dipotong.
  • Setelah melakukan potong per, tinggi shock dan per sebaiknya harus sama, kalau lebih tinggi shock nya pasti tidak akan nyaman, jika hal ini terjadi maka sebaiknya tabung oli shock harus dipotong dan dibuatkan ulir baru hingga seperti keadaan original.
  • Pastikan setelah anda merasa selesai pada bagian dudukan mounting shock absorber kembali terpasang kuat dan tidak goyang pada kaki-kaki mobil.
Menggunakan konsep Modifikasi mobil ceper dalam harian sebaiknya juga harus diikuti oleh up size velg, velg ukuran standar lebih baik diganti dengan velg yang berukuran 2 tingkat diatasnya, contohnya saja dari ukuran 15 naik menjadi 17, terang alex karnadi, pentolan dari bengkel khusus Per & Shock Absorber Ceper Baru. Untuk biaya Modifikasi per mobil biar ceper biasanya bengkel Ceper Baru memberikan harga yang berkisar mulai dari Rp. 400.000 hingga 800.000 karena tergantung dari tingkat kesulitan per dan shock absorber serta jenis mobilnya
- See more at: http://www.kiosban.com/tips-modifikasi-ceper-pada-mobil/#sthash.sedMCgiG.dpuf

Selasa, 09 September 2014

Tips Mengganti Knalpot Aftermarket


 http://www.kiosban.com/wp-content/uploads/2011/11/tips-plh-knalpot1.jpg

Sebagai saluran pembuangan gas sisa pembakaran atau knalpot juga memiliki pengaruh terhadap tenaga mesin. Lantaran itulah, komponen mobil ini memiliki arti penting.

Bahkan, begitu pentingnya tak sedikit pemilik mobil yang berusaha menggantinya dengan knalpot hasil kreasi bengkel atau produsen knalpot. Hanya, tak sedikit pula yang merasa kecewa. Pasalnya setelah knalpot diganti tenaga mobil bukan semakin tokcer justeru sebaliknya, menjadi loyo.

Knalpot yang berdesain bagus akan memberikan tekanan balik yang tepat. Alhasil, proses pembakaran di ruang bakar mesin akan mendapatkan asupan udara yang terus menerus dalam jumlah optimal.

Hasilnya, tenaga yang dihasilkan makin sempurna.
Hanya, tak jarang desain knalpot tersebut juga mengakibatkan mobil boros bahan bakar.

Lantas apa yang harus diperhatikan sebelum mengganti knalpot agar tenaga besar tetapi tidak boros bahan bakar? Berikut tips dari Saya :

1. Pilih ukuran yang ideal

Pilihan ukuran pipa knalpot yang umum tersedia di pasaran adalah 3 inci, 3,5 inci, serta 4inci. Sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan ahli knalpot dengan minta perbandingan keuntungan dan kekurangan bila menggunakan ukuran dari masing-masing pilihan.

Pasalnya, diameter pipa sangat berpengaruh terhadap gas buang yang terdorong. Oleh karena itu, memilih ukuran pipa sangat sulit agar sesuai, perhitungan kombinasi antara letak mesin, intake manifold, karburator atau tempat masuknya bahan bakar harus diperhitungkan dengan cermat.

Jangan lupa untuk menyesuaikan header, resonator, serta muffler dengan ukuran pipa tersebut. Sebisa mungkin pilihlah pipa dengan lekukan yang baik dan bulat agar sisa gas buang dapat mengalir lancar.

2. Pastikan konfigurasi header dan desain pipa

Header adalah saluran buang gas hasil sisa pembakaran dari blok mesin. Pada mobil bermesin empat silinder header berjumlah empat dan mesin enam silinder enam buah.

Konfigurasi header umumnya 4-2-1 atau 4- 1. Artinya gas buang dari blok mesin disalurkan ke empat saluran, kemudian dua saluran, dan bermuara ke satu saluran.

Sedangkan 4 – 1, berarti gas sisa pembakaran disalurkan ke empat saluran dan langsung bermuara ke satu saluran.

Bila Anda ingin mengganti knalpot bawaan pabrik dengan knalpot produk produsen lain. Pastikan, konfigurasi dan desain lubang dan lekukan pipa benar-benar tepat.

Sehingga selain tidak menyebabkan mobil boros bahan bakar, juga mendongkrak tenaga.

Pasalnya, semakin lancar gas hasil pembakaran terbuang maka tenaga akan semakin besar. Begitu pun sebaliknya. “Bila tepat tenaga bisa meningkat 5 - 10 persen dari tenaga awal,” terang Wahyu.

3. Sesuaikan dengan jenis transmisi mobil

Bila mobil Anda menggunakan transmisi manual maka perhatikan beberapa hal secara teliti mulai dari header, resonator, hingga muffler. Pastikan ukuran, sambungan, serta desain komponen itu tepat.

Sebab, pada mobil transmisi manual, setipa kali ganti posisi gigi dan pedal gas diinjak pada saat itu pula semburan gas dari blok mesin meningkat. Aliran gas itulah membutuhkan pengelolaan yang tepat agar memberi efek tekanan balik ke ruang bakar secara tepat sekaligus terbuang secara teratur.

Sedangkan bila mobil Anda bertransmisi otomatis, persyaratannya cukup sederhana. Cukup mengganti header berkonfigurasi 4-2-1 dengan desain yang tepat plus diameter pipa yang tidak terlalu besar.

Sebab, bila diameter pipa terlalu besar sama halnya dengan knalpot free flow. Untuk mobil transmisi otomatis, knalpot jenis ini justru membuat semakin boros

Tips Memilih Velg Mobil yang Tepat

Mengganti velg merupakan salah satu jenis modifikasi yang umum dilakukan pemilik mobil. 
Modifikasi tersebut dapat membut mobil seakan memiliki wajah baru dan tampil lebih sporty. 
Namun mengganti velg bukanlah sekedar memilih motif, ada beberapa faktor penting lain yang perlu diperhitungkan.
Layaknya sepatu, jika ukurannya kurang tepat maka akan mengganggu kenyamanan saat digunakan berjalan. 
Begitu juga dengan mengganti velg, salah perhitungan dapat membuat mobil tersebut tidak nyaman dikemudikan, menjadi boros, merusak kaki-kaki, atau bahkan menyebabkan kecelakaan.

http://media-cache-ak0.pinimg.com/736x/36/d1/72/36d17262593c5dfda9d054af9f3cd876.jpg
Oleh karena itu jika Anda memutuskan mengganti velg standard dengan model aftermarket, jangan terburu nafsu melihat model yang ditawarkan. 
Perhatikan beberapa faktor penting berikut ini :

Spesifikasi

Setiap velg mobil memiliki ukuran PCD (Pitch Centre Diameter) yang berbeda. Ukuran PCD velg ditetapkan berdasarkan jarak antara lubang baut yang satu dengan yang lainnya. Ukuran PCD ini dapat dilihat pada spesifikasi yang tertera di velg. Contohnya jika pada velg tertulis 4×100, artinya velg tersebut memiliki 4 lubang baut dengan PCD 100 mm.

Berikutnya adalah offset, yaitu ukuran jarak antara bagian dalam tengah velg dengan permukaan mounting (dudukan) velg pada kaki-kaki mobil. Ukuran offset menentukan jarak keluar atau masuknya bibir luar velg dari fender mobil, ini karena dipengaruhi ketebalan lingkaran tengah pada bagian dalam velg yang akan bersinggungan dengan permukaan mounting velg mobil. Semakin kecil nilai offset maka bibir luar velg semakin keluar dari fender, dan sebaliknya semakin besar nilai offset berarti bagian depan velg akan semakin ke dalam fender.

Spesifikasi lain yang juga harus diperhitungkan adalah ukuran diameter dan lebar velg, sebab setiap mobil memiliki ukuran velg maksimal. Oleh karena itu jika Anda memutuskan mengganti velg dengan ukuran lebih besar dari sebelumnya, maka sebaiknya peningkatan ukuran velg yang dipilih masih pada kisaran yang dapat ditoleransi, yaitu sebanyak 3 tahap atau dikenal dengan istilah up size +3. Begitu juga dengan lebar velg, sesuaikanlah dengan batas maksimal mobil.

Material

Velg aftermarket biasanya terbuat dari jenis logam ringan seperti billet steel, forged alloy, atau magnesium bila dibandingkan dengan velg standard yang umumnya terbuat dari material baja.

Dengan menggunakan velg yang lebih ringan namun berkualitas, maka bobot keseluruhan mobil dapat berkurang tanpa mengesampingkan daya tahan velg itu sendiri. Dan dengan kaki yang lebih ringan maka beban kerja mesin pun berkurang, yang secara otomatis turut mengurangi konsumsi bahan bakar.

Contohnya : seperti Enkei, Speedline, TRD, Mugen dan Weld Racing yang tersedia mulai dari ukuran 14 hingga 19 inci dengan harga bervariasi mulai dari Rp 5 jutaan satu set.

Model

Tak dapat dipungkiri bahwa mengganti model velg dapat merubah tampilan dan meningkatkan keanggunan serta gaya sebuah mobil. Untuk itu sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan selera, seperti memilih aliran off road, touring, sporty atau elegance.

Saat ini di pasar aftermarket, tersedia berbagai pilihan model velg ada yang berbentuk satu bagian (one piece) hingga tiga bagian (three pieces). Namun kedua jenis velg tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Model one piece biasanya lebih tahan lama karena modelnya hadir dalam bentuk utuh. Tetapi, model ini biasanya memiliki bobot lebih berat dan memiliki pilihan motif yang terbatas. Sedangkan model three pieces unggul dalam hal komponen pengganti. Jadi bila salah satu bagian velg rusak, dapat diganti dengan yang baru. Dengan kata lain Anda tidak perlu repot mengganti seluruh roda. Selain itu, velg model 3 potong ini memiliki bobot yang ringan, sehingga dapat mendukung kinerja mesin dan mobil dapat berakselerasi lebih baik. Namun model ini tidak sekokoh model one piece.
 
Bebeberapa contoh velg keluaran Eropa yang ditawarkan dengan konsep three piece diantaranya adalah AMG, Carlsson, atau Project Kahn. Alternatif lainnya adalah DPE, Vellano dan HRE yang merupakan produk buatan Amerika Serikat. Biasanya velg model 3 bagian tersebut memiliki ukuran relatif besar, mulai dari R 19 hingga R 22. Dan kisaran harganya mulai dari Rp. 60 jutaan (4 buah).