Kaca mobil pada umumnya adalah berwarna bening. Kaca dilapisi film gunanya untuk menangkal sinar ultraviolet yang berlebihan ketika berada dalam mobil. Bukan hanya sebagai penangkal, tapi juga sebagai aksesoris tambahan untuk tampilan yang lebih bagus.
Memasangkan kaca film mobil tidak sembarang pilih dan pasang. Hati-hati terhadap produk di pasaran. Tidak berfungsi dengan baik hanya akan menimbulkan panas berlebihan dalam kabin mobil. Salah pilih tentu bisa merugi nantinya. Jadi, cari tahu dulu semua referensi yang bisa membantu.
Kaca film mobil biasanya dibedakan dari tingkat persen kehitamannya. Semakin gelap artinya semakin tinggi nilai persennya. Anda harus menentukan sesuai kebutuhan. Bukan hanya tingkat kegelapannya, warnanya pun harus klop berpasangan dengan warna mobil.
Agar tak salah pilih dalam membeli dan memasang film pada mobil, Anda bisa menyimak beberapa hal berikut ini yang bisa dijadikan pedoman.
-Utamakan Kebutuhan
Hal mendasar yang perlu Anda ketahui untuk memasang kaca film adalah seperti apa kebutuhan Anda. Kaca film ada banyak jenis. Ada untuk penangkal panas, ada sebagai pelindung privasi, untuk keamanan, atau bisa jadi untuk kebutuhan lain. Sebagai referensi, banyak orang menggunakan kaca film pada mobil mereka untuk menangkal sinar ultraviolet dan kabin mobil tidak terlalu panas.
-Nilai Tambah Keamanan
Lembaran film pada kaca tidak seperti plastik biasa. Benda ini lebih kuat dan mampu menahan benturan. Dengan kata lain, kaca yang terlapisi lembaran film meskipun terbentur tapi tidak akan pecah. Keretakan mungkin ada, namun tidak sampai pecah karena film menempel pada kaca.
-Pilihlah Kualitas
Jangan pernah sekali-kali terlena dengan harga murah akan kaca film untuk mobil Anda. Lebih baik uang Anda habis banyak ketimbang membeli yang asal-asalan. Karena yang palsu hasilnya pun akan asal-asalan juga. Pilihlah yang kualitasnya terbukti. Cari referensi mana merek film yang bagus.
-Perhatikan Sisi Warna
Banyak orang menganggap bahwa semakin gelap kaca film pada mobil maka semakin efektif menangkal panas sinar matahari. Sebenarnya tidak, penentunya adalah kandungan dari kaca film itu sendiri. Bahkan bening pun bisa menangkal sinar ultraviolet. Ada banyak pilihan warna untuk kaca film. Konsultasikan dengan mereka yang sudah menggunakan kaca film, mana yang terbaik untuk kebutuhan Anda.
-Kebutuhan Privasi
Seperti yang terpapar di atas, kaca film bukan hanya untuk mengurangi panas matahari masuk dalam mobil tapi juga untuk melindungi privasi kita. Ya, privasi sangat penting khususnya dalam mobil. Kaca film perlu digunakan agar orang tidak serta-merta bisa melihat semua benda dalam mobil. Intinya pilihlah film untuk melindungi kaca Anda agar tak terlihat dari luar.
-Wajib Kenali Tipe Kaca
Kaca mobil tidak hanya satu jenis saja. Ada banyak variannya. Seperti Total Solar Energi Rejected, Visible Light Transmittance, Ultra Violet Rejected dan Infra Red Rejected.Kenali semua fungsi dan kompatibelnya dengan mobil Anda. Setelah itu pakailah yang pas dan sesuai kebutuhan.
Kami dari autoryanrzra.blogspot.com akan memberikan informasi yang berbau mengenai Automotif Mobil seperti : Tips, Aneka Perlengkapan, dan lain-lainnya Tunggu post-post terbaru selanjutnya ya guys..
Jumat, 05 Desember 2014
10 Tips Mudah Mengendarai Mobil Saat Hujan Lebat
Cuaca di Indonesia, bisa dibilang tidak menentu kadang panas dan bisa tiba-tiba hujan deras. Kondisi ini kadang membuat pengendara tidak sempat mempersiapkan diri saat hujan. Guna menavigasi jalan yang basah, kami dari autoryanrzra akan memberi 10 Tips mengendarai mobil saat hujan lebat :
1. Persiapkan Perjalanan Anda
Mengemudi saat hujan memerlukan perlakuan yang hati-hati terhadap alat-alat penting dalam mengemudi – stir – (clutch), rem dam pedal gas – dan kemungkinan kesalahan lain yang bisa terjadi. Saat anda memulai perjalanan dalam kondisi hujan, alas sepatu anda bisa saja basah dan licin saat menginjak pedal gas. Keringkan alas sepatu anda sebelum mulai mengemudi. Lakukan pengecekan rutin pada fungsi lampu besar, lampu samping, lampu rem dan sistim indicator bekerja dengan baik.2. Periksa Tekanan Ban
Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali. Kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.3. Periksa Keadaan Mobil Anda Sebelum Bepergian
Periksalah rem, kemudi, tingkat cairan/level cairan (aki, air radiator, oli, bensin dan sebagainya), tekanan ban dan kedalaman ban, serta penghangat agar kendaraan Anda siap untuk menghadapi hujan deras.4. Pastikan Wiper Berfungsi dengan Baik
Jika karet wiper rapuh atau rusak, lebih baik menggantinya dengan yang baru sebelum turun hujan. Hujan lebat dapat mengganggu wiper anda, air hujan yang deras akan menutup kaca depan mobil anda. Saat pendangan menjadi terbatas dan anda tidak dapat melihat bahu jalan atau kendaraan lain dengan jarak yang aman, saatnya anda untuk menepi dan menunggu hujan reda. Berhentilah pada tempat yang aman dan tepat. Bila harus berhenti di bahu jalan, berhentilah secepatnya dan tunggu hingga badai mereda. Tetap nyalakan lampu besar dan lampu hazard agar mudah terlihat kendaraan lain.5. Kecepatan Stabil
Paculah kendaraan Anda dengan kecepatan yang stabil, sesuai kondisi jalan dengan jarak pandang yang aman.6. Hindari Mengebut
Saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak yang membuat jalan menjadi licin dan mudah tergelincir. Cara terbaik menghindarinya dengan mengemudi perlahan-lahan. Hal ini akan mempermudah ban anda menyesuaikan dengan perubahan cuaca, untuk daya cengekeram lebih baik.7. Nyalakan Lampu Utama
Waktu debit hujan deras, jangan segan menyalakan lampu utama (day time) atau lampu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitar kita. Jangan menggunakan lampu hazards! Lampu ini hanya akan mengganggu pengemudi lain, apalagi kalau mau berbelok. Arah mobil tidak bisa ditebak karena sein tidak berfungsi. Lampu ini hanya digunakan dalam kondisi darurat!8. Hindari Rem Mendadak
Sangat dianjurkan untuk menginjak rem secara perlahan-lahan. Jika anda menginjak rem hingga limit, ada kemungkinan mobil akan selip. Lebih baik jika Anda mengerem secara bertahap sebelum benar-benar berhenti.9. Perhatikan Jarak Rem
Saat hujan, mobil membutuhkan jarak lebih panjang untuk diperlambat lajunya. Kalau biasanya butuh jarak dua detik dengan kendaraan di depan, coba kalikan dua jadi empat detik guna memperpanjang jarak rem.10. Mengendalikan Mobil Saat Tergelincir
Tergelincir dapat terjadi pada semua pengemudi. Apabila anda mengalaminya, ingatlah untuk tidak menginjak rem mendadak. Jangan menginjak rem berulang-ulang bila mobil ande dilengkapi anti-lock braking system (ABS). Melainkan, injaklah rem dengan hati-hati dan tekanan yang tepat agar stir dan rem dapat menyesuaikan dengan keadaan saat tergelincir.
1. Persiapkan Perjalanan Anda
Mengemudi saat hujan memerlukan perlakuan yang hati-hati terhadap alat-alat penting dalam mengemudi – stir – (clutch), rem dam pedal gas – dan kemungkinan kesalahan lain yang bisa terjadi. Saat anda memulai perjalanan dalam kondisi hujan, alas sepatu anda bisa saja basah dan licin saat menginjak pedal gas. Keringkan alas sepatu anda sebelum mulai mengemudi. Lakukan pengecekan rutin pada fungsi lampu besar, lampu samping, lampu rem dan sistim indicator bekerja dengan baik.2. Periksa Tekanan Ban
Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali. Kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.3. Periksa Keadaan Mobil Anda Sebelum Bepergian
Periksalah rem, kemudi, tingkat cairan/level cairan (aki, air radiator, oli, bensin dan sebagainya), tekanan ban dan kedalaman ban, serta penghangat agar kendaraan Anda siap untuk menghadapi hujan deras.4. Pastikan Wiper Berfungsi dengan Baik
Jika karet wiper rapuh atau rusak, lebih baik menggantinya dengan yang baru sebelum turun hujan. Hujan lebat dapat mengganggu wiper anda, air hujan yang deras akan menutup kaca depan mobil anda. Saat pendangan menjadi terbatas dan anda tidak dapat melihat bahu jalan atau kendaraan lain dengan jarak yang aman, saatnya anda untuk menepi dan menunggu hujan reda. Berhentilah pada tempat yang aman dan tepat. Bila harus berhenti di bahu jalan, berhentilah secepatnya dan tunggu hingga badai mereda. Tetap nyalakan lampu besar dan lampu hazard agar mudah terlihat kendaraan lain.5. Kecepatan Stabil
Paculah kendaraan Anda dengan kecepatan yang stabil, sesuai kondisi jalan dengan jarak pandang yang aman.6. Hindari Mengebut
Saat hujan turun, air akan bercampur dengan kotoran, minyak yang membuat jalan menjadi licin dan mudah tergelincir. Cara terbaik menghindarinya dengan mengemudi perlahan-lahan. Hal ini akan mempermudah ban anda menyesuaikan dengan perubahan cuaca, untuk daya cengekeram lebih baik.7. Nyalakan Lampu Utama
Waktu debit hujan deras, jangan segan menyalakan lampu utama (day time) atau lampu kecil untuk meningkatkan kewaspadaan kendaraan di sekitar kita. Jangan menggunakan lampu hazards! Lampu ini hanya akan mengganggu pengemudi lain, apalagi kalau mau berbelok. Arah mobil tidak bisa ditebak karena sein tidak berfungsi. Lampu ini hanya digunakan dalam kondisi darurat!8. Hindari Rem Mendadak
Sangat dianjurkan untuk menginjak rem secara perlahan-lahan. Jika anda menginjak rem hingga limit, ada kemungkinan mobil akan selip. Lebih baik jika Anda mengerem secara bertahap sebelum benar-benar berhenti.9. Perhatikan Jarak Rem
Saat hujan, mobil membutuhkan jarak lebih panjang untuk diperlambat lajunya. Kalau biasanya butuh jarak dua detik dengan kendaraan di depan, coba kalikan dua jadi empat detik guna memperpanjang jarak rem.10. Mengendalikan Mobil Saat Tergelincir
Tergelincir dapat terjadi pada semua pengemudi. Apabila anda mengalaminya, ingatlah untuk tidak menginjak rem mendadak. Jangan menginjak rem berulang-ulang bila mobil ande dilengkapi anti-lock braking system (ABS). Melainkan, injaklah rem dengan hati-hati dan tekanan yang tepat agar stir dan rem dapat menyesuaikan dengan keadaan saat tergelincir.
Berikut tips dari kami tunggu post selanjutnya ya guys semoga bermanfaat yaa...
Rabu, 03 Desember 2014
Cara Menganalisa Kerusakan Komponen Kelistrikan Mobil part 2
Kali ini kami dari autoryanrzra sengaja akan membahas lagi mengenai pentingnya kelistrikan mobil Part 2, serta tips ringan cara menganalisanya untuk bisa kita cek dan atasi sendiri agar tidak mengganggu kinerja mobil tua kita.
KOIL
Koil adalah kumparan,lilitan atau
gulungan kawat email dengan jumlah tertentu.Dalam kenyataannya mungkin tidak
akan terlihat sebagai kumparan,karena sudah diberi boks. Dalam teknik otomotif
koil disebut juga Kumparan Pengapian.
Fungsi utama koil adalah melipat gandakan tegangan ,bukan arus listrik,
tegangan listrik dari aki mobil yg hanya 12 volt setelah memasuki koil akan berubah
menjadi ribuan volt dan kemudian disalurkan ke busi melalui distributor atau
delco. Untuk menimbulkan percikan api antara 2 plat dengan celah 1 mm dibusi,
busi harus mendapat tegangan ekstra tinggi, ribuan volt, tidak bisa hanya 12
volt saja. Makanya jangan sekali-kali anda memegang arus pada kabel busi karena
tegangan voltasenya sangat besar, jauh lebih besar dari listrik PLN.
Daya yang dihasilkan koil sih sekitar 2000 watt saja, tetapi tegangannya sampai ribuan volt AC.
Daya yang dihasilkan koil sih sekitar 2000 watt saja, tetapi tegangannya sampai ribuan volt AC.
Gejala kerusakan koil pengapian memang
relatif sukar diketahui sejak awal, karena tiba-tiba mobil mati mendadak
terutama bila dalam keadaan panas. Meskipun begitu, ada satu ciri khusus yang
agak sukar dibedakan pada kondisi mesin stasioner dan pedal gas diinjak mesin
malah tersendat. Itu satu ciri-ciri koil mulai tak berfungsi. Namun, ada
langkah selanjutnya untuk memastikan koil di mobil dengan pengapian platina
sudah mulai rusak.
Kabel negatif yang berada di sisi
kiri/kanan koil didekatkan dengan ground atau massa. Kemudian, copot ujung
kabel yang terhubung ke distributor dan lekatkan ke massa. Putar kunci kontak
ke posisi on kemudian cek memakai kabel negatif yaitu dengan cara kontak-putus
ke ground.
Perhatikan kejadian pada ujung kabel
yang menuju distributor apakah mengeluarkan percikan api, apakah warna percikan
api itu kebiruan yang berarti koil berada dalam kondisi prima atau warna
kemerahan yang bertanda koil sudah lemah dan perlu diganti. Untuk sementara
bila anda merasakan sering mogok bila mesin panas karena masalah koil, penanggulangannya
bisa dikompres air dingin. Jadi jangan sampai kondisi koil dalam keadaan panas
banget karena mobil bisa langsung berhenti mendadak.
BUSI dan KABEL BUSI
Secara umum busi terbagi dua, yaitu busi
panas (biasa) dan dingin (racing). Bentuk busi dingin pada umumnya adalah
memiliki kepala yang kecil untuk dipakai pada mobil yang rasio kompresinya
tinggi, misal pada mobil-mobil balap.
Busi panas khusus untuk mobil standar,
sehingga mobil yang rasio kompresinya dibawah 11:1 sebenarnya tidak perlu
memakai busi racing atau dingin. Selain itu, agar busi dingin bekerja maksimal
perlu kabel busi yang
hambatannya kecil dan koil bertegangan tinggi. Kalau masih semuanya standar, ya pakai saja yang standar juga.
hambatannya kecil dan koil bertegangan tinggi. Kalau masih semuanya standar, ya pakai saja yang standar juga.
Warna kepala busi bisa dijadikan alat
diagnosis kinerja mesin apakah perlu di-tune up atau tidak. Kondisi hitam
kering menunjukkan pembakaran yang tidak berjalan sempurna dan perlu di-tune
up. Bila warna hitam tetapi basah oleh oli, mesin harus diperiksa mungkin ada
komponen yang sudah aus, misalnya ring piston yang sudah minta ganti dsb.
Warna putih memperlihatkan kondisi mesin
yang jumlah pasokan bahan bakarnya kurang sempurna sebagai akibat bensin
terlalu sedikit dibandingkan udara. Hal itu berpotensi membuat mesin panas dan
mengelitik. Warna coklat pertanda dari mesin mobil yang berfungsi normal,
sedangkan kondisi yang terbaik adalah warna abu-abu yang berarti campuran bahan
bakar dan udara seimbang dan proses pembakarannya sempurna.
Cara mengetahui apakah busi ada yang
rusak adalah dengan melepas satu per satu tutup kabel busi saat mesin hidup.
Yang harus diperhatikan saat mencabut adalah jarak terminal kabel busi tidak
boleh terlampau dekat, minimal 20 cm. Jika saat dilepas tidak ada perubahan
getaran dan suara pada mesin, tandanya busi sudah mati. Sebaliknya, bila suara
mesin semakin keras dan serasa bergetar berarti busi yang dicabut kabelnya
berada dalam kondisi bagus.
Busi tidak bisa dipakai lagi bila elektrode negatif yang mirip kail itu patah atau terkikis karena pembakaran atau bagian dalam elektrodenya sudah putus.
Busi tidak bisa dipakai lagi bila elektrode negatif yang mirip kail itu patah atau terkikis karena pembakaran atau bagian dalam elektrodenya sudah putus.
Kabel busi juga sangat berpengaruh
besar, hati-hati bila menemukan kabel busi bocor perlu segera diperbaiki atau
diganti dengan segera karena sangat berbahaya. Api yang keluar antara kabel
busi dan ground berpotensi menyebabkan kebakaran karena menimbulkan percikan
api dan jika sampai mengenai saluran bahan bakar akan terbakar. Pemasangan
kabel busi juga harus benar-benar presisi agar tidak ada kebocoran pada
konektornya.
Mendeteksi adanya masalah pada kabel
busi terasa dari mesin yang sedikit tersendat dalam bahasa Jawa mesin mobil
anda pincang. Penyebabnya karena ada aliran listrik ke busi yang terbuang
sebagai akibat dari kabel yang terkelupas dan mengenai ground.
Percikan api yang keluar di busi akan
terganggu sehingga bahan bakar tidak akan terbakar sempurna. Solusi
terbaik adalah mengganti kabel busi dengan yang baru. Namun, bila kita lupa
membawa cadangan saat perjalanan jauh, kendala itu dapat diakali. Hal pertama
yang harus dilakukan adalah mencari sumber kebocoran. Sebelumnya, cek dan
perhatikan apakah saluran bensin dalam kabin mesin berada pada kondisi aman
atau tidak mengalami rembes pada sambungannya.
Setelah dicek aman, baru cari sumbernya
dengan cara menghidupkan mesin, biasanya akan muncul suara “cetek-cetek”. Pada
kondisi gelap akan terlihat percikan api. Bila sudah ditemukan, matikan
mesinnya dan copot kabel busi yang bocor dan tutup yang bocor dengan isolator.
Jika tidak ada dapat memakai bahan yang memiliki daya hantar listrik buruk
seperti plastik yang membungkus rapat kabel busi.
Permen karet pun dapat dipakai. Caranya
dengan mengunyah sampai rasa manisnya hilang, kemudian rekatkan pada kabel busi
yang sudah dibungkus dengan lapisan alumunium foil permen karet itu.
Demikian sedikit tips dari kami autoryanrzra cara menganalisa
kerusakan komponen utama pada kelistrikan mobil.
Cara Menganalisa Kerusakan Komponen Kelistrikan Mobil Part 1
Kali ini kami dari autoryanrzra sengaja akan membahas lagi
mengenai pentingnya
kelistrikan mobil serta tips ringan cara
menganalisanya untuk bisa kita cek dan atasi sendiri agar tidak mengganggu
kinerja mobil tua kita.
Beberapa komponen yang berhubungan
dengan kelistrikan mobil secara umum memang tidak bisa diperbaiki karena itu
untuk pecinta mobil klasik antik perlu antisipasi dengan cara kita harus
mengetahui umur komponen-komponen kelistrikan mobil tua kita sehingga kita
lebih siap untuk menggantinya sebelum beberapa permasalahan datang.
Komponen
sumber kelistrikan utama pada mobil antara lain:
AKI MOBIL
Komponen kelistrikan yang pertama dan
utama adalah aki, secara umum umur aki mobil bila kita melakukan perawatan dengan
baik bisa sampai 3 tahunan.
Akan tetapi terkadang umur aki mobil
kita hanya bertahan cuma 1 tahunan saja ini dikarenakan beberapa faktor
perawatan aki yang kurang baik sehingga umur aki mobil kita pendek.
Beberapa
faktor yang menyebabkan umur aki mobil kita pendek yaitu :
1.
Mobil sering parkir di bawah terik
matahari yang panas. Suhu yang panas akan membuat cairan elektrolit di dalam
aki cepat menguap sehingga mengurangi daya aki itu sendiri.
2.
Mobil sering ditinggal dalam waktu yang
lama tanpa melakukan pemanasan mesin. Pemanasan mesin diperlukan selain untuk
mengisi aki kembali atau recharge juga untuk mensirkulasi oli di dalam mesin.
3.
Pemasangan aksesoris tidak standar pada
mobil seperti head lamp dan audio dengan daya yang besar.
Aki yang bagus memiliki tegangan 12,6
volt sehingga jika kurang dari 12 volt berarti ada kerusakan yang membuat aki
tidak mampu menyimpan tegangan listrik secara maksimal. Oleh karena itu, sangat
penting untuk menjaga air aki berada pada batas minimal dan batas atas. Bawalah
cadangan air aki yang berwarna merah untuk kondisi mesin yang panas dan air
warna putih untuk kondisi mesin dingin.
PLATINA atau CDI
Platina erat sekali berhubungan dengan
sistem pengapian pada kendaraan dan memerlukan pergantian setiap 10.000 km.
Cara mengetahui kondisi platina masih layak pakai atau sudah tidak bisa dipakai
dapat dilihat secara kasat mata. Jika kondisi kontak poin masih tebal, artinya
tidak perlu diganti.
Cukup dibersihkan memakai amplas tipis
hingga rata dan bersih agar kontak poinnya permukaannya rata kembali. Penyebab
gosongnya platina karena umur pemakaian atau loncatan bunga api yang terlalu
besar misalnya bila memakai koil yang berdaya tinggi atau koil racing. Maka
dari itu sesuaikan penggunaan komponen kelistrikan mobil tua anda dengan
kondisi standar saja bila memang tidak ada modifikasi yang dibutuhkan.
Pada prinsipnya CDI memanfaatkan sebuah sensor
yang akan aktif apabila di trigger atau di pantik oleh sesusatu, dalam hal ini
sensor akan aktif oleh dadu yang ada di tengah delko kita (kalau menggunakan
cdi rakitan seperti punya saya menggunakan system pulser). Salah satu jenis
sensor yang sering digunakan adalah sensor Hall/Sensor Camshaft. Sensor hall/Sensor Camshaft memanfaatkan efek hall yaitu lapisan
tipis semikonduktor yang diberi arus listrik (vs) akan menghasilkan beda
potensial (vout) akibat terjadi perubahan medan magnet secara tegak lurus.
Tanda-tanda
CDI mobil anda akan mengalami kerusakan adalah sbb :
1.
Gejala awal pada waktu kendaraan berada
dalam kecepatan agak tinggi dan kecepatan konstan, terasa ada sedikit “ndut-ndutan”atau
“nyendal-nyendal”, kejadian ini tidak menimbulkan mesin mobil mati, kejadian ini akan
berlangsung agak lama (gejalanya hampir mirip dengan mesin mobil
kekurangan suply bahan bakar ROTAX/MEMBRAN/FUEL PUMP/POMPA BENSIN bermasalah)
2.
Pada waktu kendaraan berada dalam
kecepatan agak tinggi, mesin mobil tiba-tiba mati, kendaraan
bisa langsung di starter kembali dan kita bisa melanjutkan perjalanan, cuma
kurang lebih 3- 5 km mesin mobil mati lagi dan begitu seterusnya.
3.
Tahap terakhir mesin mobil tidak bisa
distarter lagi /CDI rusak, tandanya mirip dengan bensin habis.
Berikut informasi dari autoryanrzra yang dapat disampaikan
Tunggu Part ke 2nya ya guys...
Tunggu Part ke 2nya ya guys...
Tips Mengatasi Mobil Mogok Di Jalan Tol
Tips mengenai Cara Mengatasi Mobil Mogok di Jalan Tol ini akan membantu kalian guys.
Kita tidak akan pernah menduga musibah yang akan menimpa kita, termasuk mobil mogok. Maka antisipasi dan segala kemungkinan yang akan terjadi diperjalanan harus kita persiapkan seperti rutin memeriksakan mobil kita kebengkel, namun bila mobil anda mogok apalagi dijalan tol, jangan panik ikutilah beberapa tips dibawah ini.
Kita tidak akan pernah menduga musibah yang akan menimpa kita, termasuk mobil mogok. Maka antisipasi dan segala kemungkinan yang akan terjadi diperjalanan harus kita persiapkan seperti rutin memeriksakan mobil kita kebengkel, namun bila mobil anda mogok apalagi dijalan tol, jangan panik ikutilah beberapa tips dibawah ini.
Berikut 6 Tips Mengatasi Mobil yang Mogok di Jalan Tol dari autoryanrzra :
Hal pertama yang harus ada didalam benak anda adalah tetap tenang dan berusaha supaya tidak panik. Maka dengan begitu anda dapat memikirkan jalan keluar dan langkah selanjutnya yang harus anda lakukan.
1 Tetap Tenang
Hal pertama yang harus ada didalam benak anda adalah tetap tenang dan berusaha supaya tidak panik. Maka dengan begitu anda dapat memikirkan jalan keluar dan langkah selanjutnya yang harus anda lakukan.
2 Menepi
Ketika mobil mogok segeralah menepi kebagian samping, kalo bisa yang paling kiri. Jangan lupa gunakan lampu sen supanya mobil dibelakang anda mengerti.
3 Nyalakan Lampu Hazard
Setelah menepi nyalakan lampur hazard, lampu hazard memberikan tanda pada pengendara lain. Atau bila perlu nyalakan lampu rem.
4 Memasang Rambu-Rambu
Rambu-Rambu atau tanda keberadaan sangat diperlukan untuk memberi tahu pengendara lain. Pasanglah tanda yang sesuatu dengan warna yang mencolok supaya terlihat dimalam hari.
5 Memeriksa Mesin dan Selesaikan Masalah
Jika anda sudah mengerti soal mesin lakukanlah perbaikan, apalagi jika mobil yang dipakai milik sendiri sudah pasti anda tahu betul apa masalahnya dan cara untuk memperbaikinya.
6 Menelepon dan Meminta Bantuan
Pada saat seperti ini pastikan anda memiliki nomor untuk keadaan darurat seperti ini. Karena, dalam keadaan seperti ini harus segera diatasi karena dapat mengganggu perjalanan orang lain. Usahakan anda menelepon polisi, polisi dapat membantu anda terutama pada saat tak terduga mogok di jalan tol.
Berikut tipsnya dan tetap berkendara aman ya guys...
Masalah yang Umum Terjadi Pada Mobil Anda
Beberapa masalah yang umum terjadi pada alarm mobil adalah :
1. Sensor ultrasonic / sensor getar yang terdapat di dalam kabin kendaraan.
2. Sensor kap mesin mobil
2. Sensor kap mesin mobil
Berikut alasan detailnya dari autoryanrzra
Niat untuk mencegah maling nyusup ke dalam mobil, eh malah merepotkan diri sendiri. Pasalnya alarm bunyi terus, saat diparkir di rumah maupun di luar. “Ada solusi biar enggak bunyi terus. Salah satunya hindari lampu neon dan air hujan,” ahli alarm mobil. Apa hubungannya?
Antara lampu neon dan air hujan memang enggak ada hubungannya dengan sistem alarm mobil. Namun, ada keterkaitan melalui gelombang. Seperti kebanyakan radar atau sensor kabin yang dipakai untuk mendeteksi gerak di dalam mobil. “Radar itu ada dua jenis. Pakai gelombang microwave. Dan zaman dulu gunakan sensor gelombang ultrasonik,”
Nah, sekarang ini banyak radar memakai microwave (gelombang mikro) atau gelombang elektromagnetik yang mempunyai frekuensi super tinggi. Makanya cukup sensitif dibanding sensor ultrasonik. “Apalagi kalau disetel terlalu sensitif,”
Makanya, solusi awal jika alarm bunyi terus saat diparkir adalah mengurangi sensitifitasnya. Biasanya setelan ada di modul. Caranya, gunakan obeng minus kecil untuk memutarnya, putar berlawanan arah jarum jam. “Buka kaca, masukan satu tangan ke dalam mobil melalui kaca saat alarm diaktifkan,”.
Mengetahi apakah radar sensitif atau tidak, bisa ditandai dengan kedalaman tangan masuk ke kabin. Kalau tangan baru masuk sedikit tapi alarm sudah berbunyi, berarti masih terlalu sensitif. “Setel seNsitifnya jika tangan sudah masuk agak dalam,”.
Nah, kalau sudah oke, kami kembali menyarankan mobil tidak diparkir langsung di bawah atau terlalu dekat dengan lampu neon. Soalnya terdapat gelombang yang keluar dari balast lampu neon. Karena lampu neon diciptakan dari lompatan elektron. “Kalau balast-nya terlalu kuat tidak akan dipengaruhi dari sensitif atau tidaknya.”
Selain lampu neon, hal lain yang dapat mengganggu gelombang mikro radar adalah air hujan. Biasanya terjadi setelah air hujan yang menempel di kaca. Aliran air yang berjalan pelan di kaca dapat memutuskan gelombang (trigger) dan mengakibatkan alarm aktif. “Makanya kecilin (sensitifitas) dan konsen di dalam ruangan saja,”.
Waspadai pula semut yang ada di dalam mobil. Jika dia melintas atau jalan dekat modul, tak mustahil alarm berbunyi. Atau, buang sisa botol air minum yang masih terisi air yang biasa diletakkan di konsul tengah. Mobil bergerak atau tersenggol, bisa pula air sisa itu jadi trigger.
2. Selain mengecilkan sensitifitas sensor getar atau radar biar sistem alarm mobil gak aktif (bunyi) saat ditinggal atau parkir, ada satu peranti yang dapat mempengaruhinya. Yakni switch yang terletak di bawah kap mesin. “Itu switch alarm,”.
Kalau switch tersebut bermasalah, akan mempengaruhi alarm. Maksudnya alarm akan berbunyi atau jadi tidak berfungsi bila kap mesin dibuka. Sebenarnya switch itu berfungsi jika kap mesin dibuka oleh tangan-tangan jahil maka akan mengaktifkan sistem alarm.
Nah, untuk mengetes apakah switch tersebut masih oke atau tidak bisa dilakukan langkah-langkah berikut. Yaitu, tutup semua pintu dengan rapat dan buka kap mesin (Anda di luar mobil, red). Lalu, tekan tombol pintu terkunci (Alarm On). Jika berbunyi 3 kali beep, artinya swicth normal.
“Namun, kalau bunyi 1 kali beep artinya switch gak berfungsi atau bermasalah,”. Cara lain, Anda masuk ke dalam mobil dan On-kan alarm. Lantas, tarik handel pembuka kap mesin. “Kalau alarm bunyi, berarti switch normal,”.
Sekarang apa langkah selanjutnya jika switch itu bermasalah? “Kemungkinannya kotor atau karat, air, posisi switch tidak pas dan kabel lepas,”. Nah, untuk membersihkannya langkah paling awal adalah lepas kabel swicth.
Periksa kedua soket kabelnya, apakah kotor/karat? Kalau kotor, bersihkan dengan menggunakan contact cleaner. Jika kotoran membandel (karat) bisa dengan cara diampelas atau dikerok dengan cutter.
Setelah itu, tekan-tekan switch berulang kali dan semprotkan cairan penetrant untuk menghilangkan air. Karena kadang di dalam batang switch tersimpan air yang dapat jadi penghantar arus listrik yang baik. Alhasil, alarm dapat berbunyi terus meski kap mesin tak dibuka.
Atau, “Setel ketinggian switch dengan menaikkan atau menurunkan posisinya,”. Nah, untuk mengetahui apakah sudah normal, bisa melakukan pengetesan seperti di atas. Bila semua oke, dijamin alarm mobil Anda gak bakal ngoeng, ngoeng lagi.
Sekian tips dari kami tunggu tips selanjutnya ya guys..
Cara Memanaskan Mobil yang Benar
Memanaskan mobil adalah kegiatan yang bisa dibilang “wajib” hukumnya bagi semua pengguna kendaraan, baik itu motor atau mobil, apalagi kendaraan itu sudah lama tidak dinyalakan lebih dari 12 jam. Karena pada rentang waktu itu oli berada di bawah mesin, sedangkan normalnya oli harusnya berada di dalam mesin, (fungsi oli kan untuk melumasi bagian-bagian mesin), selain itu mungkin sudah sewajarnya kalau kita memang merasa sayang dengan kendaraan kita, sudah barang tentu untuk memanaskan mobil itu sudah tidak bisa di tawar lagi.
Cara memanaskan mesin mobil yang benar adalah :
- Jangan lebih dari 5 menit, (lebih sedikit tidak apa apa), maksud nya disini adalah. Rata-rata suhu di dalam ruang pembakaran mesin akan mencapai suhu normalnya yaitu pada saat mesin mobil dinyalakan, kurang lebih 5 menit. Nah untuk mengetahuinya adalah dengan melihat amphere suhu yang ada di dahboard mobil, apabila jarum sudah berada pada ½ atau 1/3 nya. Berarti suhu mesin mobil sudah pada posisi suhu normalnya.
- Jangan menginjak gas, kita kan hanya mau memanaskan mesin mobil saja, bukan untuk di pakai untuk perjalanan jauh atau untuk beraktifitas. jadi untuk cara memanaskan mobil yang benar, tidak usah menginjak gas.
- Tidak usah injak Gas, maksudnya adalah cara memanaskan mobil yang benar disini, seperti kita ketahui untuk mobil yang masih menggunakan karburator kadang perlu injak-injak pedal gas sebelum di starter, kalau untuk mobil yang sudah injection tidak diperlukan injak-injak gas lagi, jadi bisa langsung distarter, setelah itu biarkan saja mesin mobil berjalan dengan langsam, jangan sekali-kali menginjak pedal gas pada saat mesin mobil belum mencapai suhu normalnya. Karena akan merusak kinerja dari mesin mobil itu sendiri.
- Matikan AC, sebelum cara memanaskan mobil yang benar di lakukan pastikan AC dalam keadaan mati, karena dengan keadaan AC nyala, akan menambah beban pada mesin mobil, padalah kinerja dari mesin belum mencapai maksimal.
Demikianlah untuk Cara Memanaskan Mobil yang benar kali ini. Tunggu informasi selanjutnya ya guys...
Langganan:
Postingan (Atom)